• KESRA
  • Pemkot Jaktim Akan Razia Produsen Makanan

Pemkot Jaktim Akan Razia Produsen Makanan

Sidak Makanan

Pemkot Jakarta Timur berencana akan melakukan razia ke produsen atau pengrajin makanan yang diduga menggunakan zat berbahaya seperti boraks, rodhamin dan formalin. Pasalnya, setiap dilakukan sidak oleh Tim Jejaring Keamanan Pangan ke pasar-pasar, masih ditemukan makanan olahan yang mengandung zat berbahaya.

" Kita ingin seluruh pangan yang diperjualbelikan kepada masyarakat bebas dari zat berbahaya."

Asisten Perekonomian dan Administrasi Kota Administrasi  Jakarta Timur Eric Pahlevi Zakaria  Lumbun menegaskan, razia makanan akan terus digelar diseluruh pasar tradisional maupun pasar swalayan yang ada di Jakarta Timur. Bahkan, dalam waktu dekat tim jejaring yang dibawahinya akan menyisir pabrik maupun pengrajin langsung.

“Kita ingin seluruh pangan yang diperjualbelikan kepada masyarakat bebas dari zat berbahaya. Karena itu tugas kita untuk terus merazia dan membina kepada seluruh pedangan maupun perajin juga pabriknya,” kata Eric, di ruang kerjanya, Kamis (17/11).

Eric menambahkan, langkah merazia produsen makanan tersebut guna memastikan penggunaan zat berbahaya yang selama ini ditemukan beredar di masyarakat. Selain itu juga mendukung program Tim Jejaring Keamanan Pangan Provinsi DKI Jakarta.

“Untuk di Jakarta Timur sendiri ada sekitar 40 industri atau pabrik. Nah itu yang akan kita sisir dalam waktu dekat,” ujarnya.

Menurutnya, razia yang dilakukan akan melibatkan berbagai unsur seperti Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP), Suku Dinas Kesehatan, Suku Dinas Perindustrian dan Energi, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Satpol PP dan TNI/Polri.

“Kita sifatnya pembinaan. Jika nantinya ada yang terbukti menggunakan zat berbahaya itu menjadi ranah kepolisian untuk menindak,” pungkasnya.