• LINTAS KOTA
  • Izin Bangunan yang Sumbat Air Bersih di Kebon Kosong akan Dicek

Izin Bangunan yang Sumbat Air Bersih di Kebon Kosong akan Dicek

Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede saat memimpin rapat pimpinan di Kantor Walikota jakarta Pusat

Izin pendirian salah satu gedung di Kemayoran yang diduga menjadi menyebab krisis air bersih di Kebon Kosong, akan dicek.

" Saya minta minggu ini UKPD sudah mendapatkan progres. Jadi kalau ternyata izinnya tidak ada, tapi tenyata galian pondasinya ada langsung kita tutup"

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede menginstruksikan Unit Kerja Perangkat daerah (UKPD) mengecek izin mendirikan gedung, begitupun dengan izin pembuatan galian pondasi.

Menurutnya kedua izin itu harus ada laporannya, agar pihaknya dapat mengetahui penyebab krisis air bersih yang ada di pemukiman warga di Kebon Kosong.

“Saya minta minggu ini UKPD sudah mendapatkan progres. Jadi kalau ternyata izinnya tidak ada, tapi tenyata galian pondasinya ada langsung kita tutup,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua RT 014 Kebon Kosong, Joko Sarjono menyatakan, sejauh ini pihaknya pengelola gedung sepakat memasang jaringan air bersih melalui pipanisasi di wilayah RW 05 dan RW 06 yang terkena dampak.

"Seluruh biaya jaringan ditanggung pengelola gedung. Warga yang terkena dampak krisis air juga akan dipasangi aliran air PDAM disetiap rumah nya", tandasnya.