FKDM Jakbar Diminta Laporannya Tiap Hari

rapat koordinasi FKDM Jakbar

Mengantisipasi kerawanan di lingkungan masyarakat, Pemerintah Kota Jakarta Barat meminta agar anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) giat melapor melalui aplikasi telegram.

"Anggota FKDM sudah diberikan sosialisasi aplikasi telegram tentang cara mendapatkan informasi dan deteksi dini peristiwa yang terjadi "

"Anggota FKDM sudah diberikan sosialisasi aplikasi telegram tentang cara mendapatkan informasi dan deteksi dini peristiwa yang terjadi," ujar M Zen, Wakil Wali Kota Jakarta Barat saat membuka rapat koordinasi FKDM tingkat Jakbar, Rabu (11/1).

Menurutnya, anggota FKDM seharusnya sudah mengetahui cara-cara pelaporan, mulai jenis dan kriteria informasi, maupun deteksi dini melalui aplikasi telegram.

Ia menegaskan keberadaan FKDM telah diatur dalam undang-undang, mulai dari peraturan Kemendagri, peraturan daerah hingga surat keputusan (SK) Wali Kota Jakarta Barat nomor 157 tahun 2016.

"Tugas mereka itu, menjaring, menghimpun, koordinasi dan komunikasi data-data informasi dari masyarakat mengenai berbagai hal yang dapat menimbukan situasi dan kondisi yang tidak memungkikan," tegasnya.

Sementara itu Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Barat, Dirhamul Nugraha, menegaskan anggota FKDM bisa melakukan laporan minimal satu infomasi setiap harinya.

“Minimal satu informasi dalam sehari,” tandasnya.