• PEMERINTAHAN
  • E-Musrenbang RW 06 Pondok Kelapa Jadi Percontohan

E-Musrenbang RW 06 Pondok Kelapa Jadi Percontohan

E-Musrenbang Tingkat RW

RW 06 Kelurahan Pondok Kelapa, sebagai percontohan e-Musrenbang tingkat RW di Jakarta Timur.

" Saya menghimbau agar usulan jangan terlalu banyak. Usulkan yang menjadi prioritas saja"

Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur, Hartati mengatakan, pihaknya akan terus mengawal segala usulan warga yang nantinya akan di input pada sistem e-Musrenbang.

”Kami akan tetap mengarahkan apa yang diusulkan oleh warga, baik usulan yang berbentuk fisik atau non-fisik yang mampu dikerjakan di tahun 2017 ini akan dilaksanakan,” ujarnya, Selasa (10/1).

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawada mengharapkan, segala usulan yang diajukan warga dalam e-Musrenbang ini diharapkan sesuai kebutuhan warga, bukan keinginan, sehingga bisa disesuaikan dengan anggaran yang ada.

             

“Saya menghimbau agar usulan jangan terlalu banyak. Usulkan yang menjadi prioritas saja,” kata Bambang.

Di Jakarta Timur ada sebanyak 706 RW dengan nilai anggaran untuk pembangunan wilayah sebesar Rp 2,1 trilyun di APBD DKI Jakarta Tahun 2017. 

Ketua RW 06 Kelurahan Pondok Kelapa, Dasuki mengaku senang wilayahnya menjadi percontohan e-Musrenbang tahun ini.

“Banyak persoalan yang harus diusulkan di sini. Seperti penerangan jalan penanganan genangan, jalan rusak, dan lain sebagainya,” tandasnya. 06 Kelurahan Pondok Kelapa, sebagai percontohan e-Musrenbang  tingkat RW di Jakarta Timur.

Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur, Hartati mengatakan, pihaknya akan terus mengawal segala usulan warga yang nantinya akan di input pada sistem e-Musrenbang.

”Kami akan tetap mengarahkan apa yang diusulkan oleh warga, baik usulan yang berbentuk fisik atau non-fisik yang mampu dikerjakan di tahun 2017 ini akan dilaksanakan,” ujarnya, Selasa (10/1).

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawada mengharapkan, segala usulan yang diajukan warga dalam e-Musrenbang ini diharapkan sesuai kebutuhan warga, bukan keinginan, sehingga bisa disesuaikan dengan anggaran yang ada.

             

“Saya menghimbau agar usulan jangan terlalu banyak. Usulkan yang menjadi prioritas saja,” kata Bambang.

Di Jakarta Timur ada sebanyak 706 RW dengan nilai anggaran untuk pembangunan wilayah sebesar Rp 2,1 trilyun di APBD DKI Jakarta Tahun 2017. 

Ketua RW 06 Kelurahan Pondok Kelapa, Dasuki mengaku senang wilayahnya menjadi percontohan e-Musrenbang tahun ini.

“Banyak persoalan yang harus diusulkan di sini. Seperti penerangan jalan penanganan genangan, jalan rusak, dan lain sebagainya,” tandasnya.